Tahlil Akbar Desa Kalipakis Tahun 2019

Rabu, 25 September, Muslimat Desa Kalipakis menyelenggarakan Tahlil Akbar tahun 2019 di dusun Kerten. Kegiatan ini dilaksanakan dalam memperingati tahun baru 1441 Hijriyah dan tasyakuran pembangunan Madrasah Diniyah “Al Amin” dusun Kerten.

 

Dalam sambutannya, ibu pimpinan cabang muslimat sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dimana tiap keluarga berinfaq sesuai jumlah ahli kubur, kemudian berkumpul mendoakan ahli kubur bersama, dan dana yang terkumpul disalurkan untuk menyantuni anak yatim. Di sini sangat kental terasa persatuan, kebaktian, dan keberkahannya.

 

Dalam taushiahnya, Bp. K.H. Usman Ridho dari Temanggung menyampaikan beberapa hal penting termasuk yang dikemas dalam kisah pewayangan.  Dikisahkan bahwa prabu Pandu telah meninggal dunia namun tidak bisa masuk surga. Maka Wijasena yang merasa banyak berhutang Budi atas pengasuhan dan pendidikan yang diberikan oleh kedua orang tua, ingin berupaya memasukkan almarhum ke dalam surga. Untuk itu, sesuai nasihat ibu Kunti, Wijasena menghadap kepada guru Durna. Maka Guru Durna memberikan jalan keluar agar Wijasena mencari air perwitasari. Dalam perjalanannya, Wijasena berhasil mengalahkan raksasa yang menghadang, dan akhirnya berhasil mendapatkan air perwitasari.

 

Point pentingnya adalah bahwa orang tua wajib memberikan pendidikan agama sebaik mungkin kepada anak,  secara langsung dan melalui guru sekolah atau madrasah. Sebaliknya, anak juga semestinya mendoakan orang tua baik saat masih hidup ataupun setelah meninggal.


Dipost : 2020-02-16 22:16:55 | Dilihat : 382