Pengajian Umum Santunan Anak Yatim dan Dhuafa di Desa Kalipakis oleh PASES

Pada hari Sabtu tanggal 14 September 2019, di desa Kalipakis diselenggarakan Pengajian Umum dalam rangka “Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa”, oleh Paguyuban Seni dan Entertainment Sukorejo (PASES). Mubaligh dalam pengajian ini adalah Hj. Nyai Inarotul ‘Ain dari Pati, dan diiringi oleh anggota PASES.

 

Hj. Nyai Inarotul ‘Ain menyemangati jama’ah untuk gigih memperjuangkan masa depan dunia akhirat, terlebih lagi jika saat ini kita merasa kesusahan. Sebab, anak yatim piatu dan ditempa dalam kondisi rekoso (jawa: kepayahan)-lah yang tumbuh menjadi Rosululloh shollallohu ‘alayhi wa sallam yang memiliki biografi luar biasa, sang pemimpin ummat muslim di dunia dan akhirat. Ini adalah sudut pandang yang jarang dipahami dan dicontoh, padahal sangat penting.

 

Hj. Nyai Inarotul ‘Ain menyampaikan empat kunci menjadi pribadi sukses dunia akhirat, yaitu:

  1. Keep very close connection with Alloh. Jagalah hubungan sedekat mungkin dengan Alloh.
  2. Imposse yourself to follow Rosululloh. Paksa dirimu untuk mengikuti perbuatan/ucapan/cita-cita Rosululloh.
  3. Sacrifice your emotions. Korbankan emosi/perasaanmu (jangan memperturutkan perasaan).
  4. Solve your problems with Qur’an. Solusikan (carilah jalan keluar) setiap masalahmu dengan Qur’an.

 

Setelah ceramah, dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak yatim dan Dhuafa yang berada di desa Kalipakis dan desa sekitar.


Dipost : 2020-02-16 22:50:22 | Dilihat : 403